1. Cara
Dasar Memainkan Suling
Untuk membunyikan
suling meliputi dua macam cara yaitu:
·
Meniup, dan
·
Menutup lubang ( Tengkepan jari )
i)
Cara Meniup Suling
Secara garis besarnya
cara meniup suling ada tiga macam, yaitu:
-Tiupan lembut untuk menampilkan nada- nada rendah
-Tiupan sedang untuk menampilkan nada – nada sedang,
dan
-Tiupan keras untuk menampilkan nada – nada tinggi.
Adapun dalam istilah bahasa Sunda pola tiupnya yang
disebut:
·
Gebos
·
Lelol
·
Totot
·
Cacagan, dll.
ii) Cara
menutup lubang ( Tengkepan jari )
Untuk suling lubang
enam, diperlukan enam buah jari yaitu, tiga jari tangan kiri ditempatkan di
bagian lubang suling atas, dan tiga jari tangan kanan ditempatkan di bagian
lubang suara bawah. Kalaupun suling luban tujuh dengan tambahan satu lubang di
belakang, biasanya di tengkap dengan menggunakan jempol tangan kiri. Ketiga
jari baik tangan kanan maupun tangan kiri itu adalah: telunjuk, jari tengah dan
jari manis. Keenam digunakan membuka dan menutup seluruh lubang suara suling.
Untuk memperjelas cara tata jari menutup lubang
suling, keenam jari tangan di beri tanda sebagai berikut:
A= Telunjuk kiri,
B= Jari tengah kiri,
C= Jari manis kiri.
a= Telunjuk kanan,
b= Jari tengah kanan,
c= Jari manis kanan.
Sehingga jari – jari
tangan diatas menutup seluruh lubang suara suling tersebut ,seperti berikut:
A
B C
a
b c
Dari tutupan jari –
jari diatas bisa membentuk tangga nada untuk menyusun sebuah lagu, dan
mengiringi lagu dengan laras yang berbeda – beda, itu pun jika tata jari
tersebut telah dikuasai. Adapun dalam istilah bahasa Sunda teknik
ornamentasinya adalah sebagai berikut:
·
Betrik
·
Eureur
·
Leot
·
Puruluk,
Sumber:(dari berbagai sumber)



