Pertandingan
semifinal Himaka (Krawitan) melawan badan eksekutif mahasiswa (BEM) berlangsung
dengan sarat emosi, Rabu, 09 Mei (GOR Patanjala). Dalam lanjutan pekan olah
raga putsal STSI Bandung yang diselengarakan oleh UKM Daun djati.
Laga
tersebut berjalan sangat keras. Terbukti dangan terlahirnya tiga kartu kuning
yang dikeluarkan oleh wasit yang asing-masing dikantongi oleh Willy dan Ivan
Blader dari kubu Himaka, Iqbal dari kubu badan eksekutif mahasiswa.
Dalam
laga tersebut Himaka bermain cepat diawal-awal pertandingan. Alhasil,
terciptalah gol lewat kaki Agus dan Anggi Bray. Papan skor berubah menjadi 2-0
untuk keunggulan sementara Himaka atas badan eksekutif mahasiswa. Selang
beberapa menit Anzil Hidayat menyamakan kedudukan lewat lesakan dua gol nya
yang memperdayai penjaga gawang Himaka, Andry Sopiana. Skor imbang ini menutup
paruh babak pertama.
Memasuki
babak kedua, keunggulan menjadi milik
badan eksekutif mahasiswa setelah sundulan kepala Romy J.S yang masuk
menggantikan Anzil Hidayat berhasil
menembus jala tim lawan. Separuh babak kedua berjalan Rizky kucis yang
merupakan salah satu pemain dari kubu badan eksekutif mahasiswa harus ditandu
keluar lapangan akibat terjatuh dan mengalami cedra pinggul. Masuknya Rizky
Kilim menggantikan Romy J.S berhasil menyarangkan gol keempat bagi badan
eksekutif mahasiswa sekaligus mengakhiri pertandingan dengan skor 4-2 untuk keunggulan badan eksekutif
mahasiswa. Dengan hasil tersebut Himaka telah gugur dari turnamen putsal
se-STSI Bandung ini. Sementara badan eksekutif mahasiswa melaju ke final.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar