Sabtu, 14 April 2012

Pepatah

Lihatlah apa yang dibicarakan,
dan jangan lihat siapa yang bicara!

Sajak Kodok


kodok


Aku  mau pergi ke sawah.
Aku mau melihat kodok
Tak ada lagi sawah, tak ada lagi belut, tak ada lagi genjer

Dulu sawah yang luas, sekarang wabah yang ganas

Desa ini menjadi banyak pabrik, kata orang kini adalah kota

Sudah jarang kulihat satwa desa, aku mau melihat kodok

Aku tidak suka daging kodok ataupun lainnya

Andai aku tersudut dalam dua pilihan, antara kodok dan mobil Mitsubishi yang harganya mahal

Aku pasti akan memilih memelihara kodok,
Karena kodok tidak mengeluarkan asap,

Dan tidak memerlukan bahan bakar,
Dia hanya melompat dan bersuara yang khas

Suaranya membawaku  pada  suasana desa yang sudah tiada,
Desa yang indah.
Tidak ada polusi dan wabah,
Aku ingin melihat kodok,
Aku mau dengar suara kodok.


Jumat, 13 April 2012

Pidato Saya

video pelantikan 1


Saat-saat menegangkan. ketika dilantik menjadi ketua Hima di kampus saya,
sedikit konyol tapi itulah dia. gaass

Senin, 09 April 2012

si pengguna Facebook)


Si Facebook

Ada yang saya herankan dalam sebiuah situs jejaring sosial yaitu facebook. ??
Begitu saya tanya adik saya, dik apa cita-cita mu jikalau kau sudah besar nanti????
Adik saya menjawab, Saya ingin sekali mempunyai facebook kak. Saya heran, kaget, bagian kulit di wajah saya mengkerut . kalo kebanyakan anak yang saya tanya soal cita-cita mereka menjawab hal-hal yang meyakinkan. Apa cita-citamu ??? jawabnya, Aku ingin jadi pilot. Anak lain menjawab : aku ingin jadi dokter. Pasti begitu. Tapi kok adik saya jawab dengan wajah tanpa dosa dan gaya bicara seperti orang mabuk,”saya ingin punya facebook”. sehingga saya berfikir begitu miskin sekali imajinasi adik saya, begitu fakir sekali otaknya. Aduh kasian dia. Setelah itu saya kesal dan meninggalkan adik saya. Jika dalam film drama saya akan berkata: “jangan kau anggap aku kakak lagi jika pikiranmu sedangkal itu” dan. Kenapa pertanyaan kedua tidak saya berikan pada adik saya, dengan kalimat kenapa adik memilih facebook? Padahal saya masih memiliki kesempatan itu kan. Dan ternyata saya sadar waktu itu ,adik saya sedang dalam keadaan tidur. Dan manusia bego lah yang mengajak ngobrol orang yang sedang tidur. Mudah – mudahan saya tidak termasuk kategori itu.
Selanjutnya, di dunia facebook. Saya heran dengan orang yang memasang foto profil tidak dengan wajah aslinya. Ada yang lebih memilih mengunakan foto idolanya , dan ada juga yang memakai foto – foto binatang. Misalnya gambar kucing lagi tidur, sapi lagi pake payung, tikus lagi makan keju atau lainnya. Seharusnya kebiasaan seperti ini layak mendapatkan suatu pengharagaan atau julukan, yaitu manusia krisis kepercayaan diri dalam urusan wajah.
Terus gue paling jijik banget kalo liat facebook pas ada orang yang bikin status yang nora terus banyak komen-komenan yang gak jelas gitu, misalnya ada yang bikin status kaya gini,,”duh rasanya gimana gtu ya,,seneng banget abis makan di testautrant “. Terus temennya komen:”ih kok gak ngajak2,.,” temen lainnya ikut-ikutan juga,”jadi pengen deh makan di resto,,”. Yang bikin status jawab,”ayo,, kapan2 kita makan di resto bareng yuk,,,,”. Ni komen terus brlanjut sampe halam beranda penuh pake komen nya sndiri. Kasian banget ya mereka, kayanya seumur dia hidup baru pertama kali di makan direstorant. Dan gue yakin tu temen-temen yang ikut ngomen kayak nya sama sekali belum pernah mereka makan diresto. Sebenernya ada hal yang paling sederhana untuk menyembunyikan sifat udik mereka, yaitu sms an aja. Kalo gitu kan gak jadi aib gak ketauan udiknya.                                             

Senin, 02 April 2012

(kegelisahan saya)

gue heran dengan nama-nama minuman di indonesia,, contoh ni ye,,ada yang namnya teh tarik,. coba lo beli!! kebayang gak,,sebelum diminum gelas nya diiket dulu pake tali tambang, lalu di tarik pake setum (nama alat buat pengadaan jalan aspal)., trus gue kapan minumnya,..?? hhhho

Sajak, tentang saya


Karsi’ah

 

7 menit sebelum adzan maghrib

Lesuh mengeluh dekat rumpun bambu

Bocah kecil duduk letih ditemani seikat kayu

Dengan asa nya , hilangkan kringat!

                                        Hasil setengah hari ia pikul dengan hati bangga wajah sedikit murung

 

Karsi’ah tiba dihlaman belakang rumahnya

Parang di pinggang dengan kain kecoklatan masih ia pakai

Bersama impian yang tetap kokoh dalam harapan

Karsi’ah ingat kata almarhum bapak

Bahagia itu ada dalam derita

Teriakmu meroboh kecongkakkan dunia

Yang kelak membuat retak keletihanmu!


        <style type="text/css">

body, a:hover {cursor: url(http://cur.cursors-4u.net/cursors/cur-10/cur969.ani), url(http://cur.cursors-4u.net/cursors/cur-10/cur969.png), progress !important;}
</style>

Selasa, 27 Maret 2012

Sajak



Kawanku
                                                     
Waktu itu sore menjelang petang


Kawan jemput aku dari rumah


Tapaki jalan berliku-liku





Dari kampung menuju hutan


Matahari perlahan tenggelam


Sore itu di bawah pohon kelapa


Sedikit murung wajah kawanku


Didepan tugu makam bapaknya