Senin, 09 September 2013

Kabaret asal Pemeungpeuk - Garut

kabaret ini menghibur dalam acara Dirgahayu RI yang ke-68.
di kp. Baru Kec. Pameungpeuk Garut. dengan Judul "Lurah Linglung" dalam naskah bahasa Sunda. menceritakan perjalanan seorang Lurah desa yang akan berpidato di sebuah kampung. Namun kampung yang beliau datangi bukan Kampung yang di tuju. sehingga pidatonya tida jadi. Memanfaatkan kepolosan anak-anak desa yang minim bakat akting namun tetap menghibur bagi warganya. Alhamdulillah segitu juga udah uyuhan, penting mah aya kadaek :D.  Mari kita bikin karya yang lebih bagus untuk Indonesia. hayoooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo!!!!! :)

The Pandanwangi group.,

grup musikkk dangdoet.
bergenre de dhank doet n' roll.. ada d STSI bdg

gerenyem nilem - juwita malam @kharisma keroncong lita fm bandung 2013

Rabu, 15 Mei 2013

Bersama Mas Koko Tole maestro kroncong


Senang sekali bisa ber foto bersama mestro krontjong.,,mas Koko Tole.
kapan Lita FM bikin acara Kroncong lg ? hahahahaha
kangen masa tua ni hahahahaa

Minggu, 31 Maret 2013

karinding seram

bermain karinding di luaran memang mengasikan, dan menyeramkan..,.wawawawawawawaaawwwww!!!!<>>
knapa menyeramkan???? karena pemain nya Gondrong ,.,.

Sabtu, 02 Maret 2013

petualangan

plak tung hahahahhaaa
udeh lama ni kaga nari di stasion toegoe djogja,.
thank buat anak2 ISI djogja.,.

Selasa, 25 September 2012

I'm Not A Gangster!!! ....Aku bukan Gengster. eps.1

Perlahan-lahan kuhisap rokok ini. ahh malam ini cukup dingin, lalu aku teguk sebotol birrr.,. aku duduk ditangga sebuah cafe terkenal di Bandung yang terasnya menjolor lebar keluar bersama indah bunga-bunga di dalam fot yang menghiasi pelataran cafe. asap rokok begitu indah saat cahaya bulan mencoba menebaknya. walaupun sedikit semu sebab terhalang daun-daun pohon yang berada di halaman Cafe. masih bisa kunikmati malam ini. 

aaaawwww,,,, anjing ,,bangsat!!! 3:( 


aku dengar teriakan parau dari dalam Cafe. suaranya amat menakutkan terdengar. seperti suara gadis.
 BRrrrakkkk.,.!!!!!  >:(  Aku tendang dengan keras pintu yang telah terkunci dari dalam. Lalu aku menghisap rokok filter dalam-dalam dengan posisi tubuh berdiri sedikit miring. Tidak menegangkan sama sekali. 
Aku cabut pistolku dari jaket levis yang telah lusuh kupakai dan dibagian lengan kanan sudah terdapat sobekan. tapi tak apalah,, yang pasti masih keren.,.,.,!!!  Lantas aku tarik pelatuknya..,.,??????????????

DOooOooORRRrrrrr,!!!!!!!!!!!!! Pelurunya melesat ------------------> tepat mengenai bagian paha kanan seorang laki-laki bejat. Laki-laki itu terpental dan menghantam bunga mawar dalam Fot yang berada di atas meja. 
pRrrRaakkkk.,.!! semuanya pecah berantakan. Dia meringis kesakitan.
Sementara gadis itu tertegun melihatku.. tak percaya bahwa aku telah ada dihadapanya dengan sebuah pistol masih dalam genggaman., Gadis itu memandangku begitu sanksi.,, 


TO be CONTINUE.,..,.!!!!!!!!!!?????????????

Senin, 06 Agustus 2012

Balada Seorang Prajurit – Iwan Abdurahman


Balada Seorang Prajurit – Iwan Abdurahman

Bangunlah prajurit  Siagakan dirimu
Berlatih tak pernah kenal berhenti
Gembirakan hatimu kobarkan semangatmu
Putus asa jauhkan dari dirimu

Bertempur pantang mundur
Lebih baik hancur lebur
Bila perlu demi tugas rela gugur
Bagi seorang kesatria kehormatan yang utama
Keringat dan darah siap kukorbankan

Gunung-gunung kudaki jurang-jurang kuturuni
Biar siang biar malam tak peduli
Hutan rimba ku arungi sungai-sungai ku sebrangi
Biar hujan biar panas tak peduli

Sungguh jauh dari rumah rasa rindu tak tertahan
Namun tugas bagiku lebih utama
Demi kehormatan bangsa untuk rakyat yang tercinta
Jiwa raga bila perlu ku korbankan

Bangunlah prajurit siagakan dirimu!

Jumat, 29 Juni 2012

Teknik Dasar Memainkan Suling Sunda


1.      Cara Dasar Memainkan Suling
Untuk membunyikan suling meliputi dua macam cara yaitu:
·         Meniup, dan
·         Menutup lubang ( Tengkepan jari )

i)        Cara Meniup Suling
Secara garis besarnya cara meniup suling ada tiga macam, yaitu:
-Tiupan lembut untuk menampilkan nada- nada rendah
-Tiupan sedang untuk menampilkan nada – nada sedang, dan
-Tiupan keras untuk menampilkan nada – nada tinggi.
Adapun dalam istilah bahasa Sunda pola tiupnya yang disebut:
·         Gebos
·         Lelol
·         Totot
·         Cacagan, dll.

ii)      Cara menutup lubang ( Tengkepan jari )
Untuk suling lubang enam, diperlukan enam buah jari yaitu, tiga jari tangan kiri ditempatkan di bagian lubang suling atas, dan tiga jari tangan kanan ditempatkan di bagian lubang suara bawah. Kalaupun suling luban tujuh dengan tambahan satu lubang di belakang, biasanya di tengkap dengan menggunakan jempol tangan kiri. Ketiga jari baik tangan kanan maupun tangan kiri itu adalah: telunjuk, jari tengah dan jari manis. Keenam digunakan membuka dan menutup seluruh lubang suara suling.
Untuk memperjelas cara tata jari menutup lubang suling, keenam jari tangan di beri tanda sebagai berikut:
A= Telunjuk kiri,
B= Jari tengah kiri,
C= Jari manis kiri.

a= Telunjuk kanan,
b= Jari tengah kanan,
c= Jari manis kanan.

Sehingga jari – jari tangan diatas menutup seluruh lubang suara suling tersebut ,seperti berikut:
                                                                 A       B     C
 



                                                                                                  a      b     c  

Dari tutupan jari – jari diatas bisa membentuk tangga nada untuk menyusun sebuah lagu, dan mengiringi lagu dengan laras yang berbeda – beda, itu pun jika tata jari tersebut telah dikuasai. Adapun dalam istilah bahasa Sunda teknik ornamentasinya adalah sebagai berikut:
·         Betrik
·         Eureur
·         Leot
·         Puruluk,


Sumber:(dari berbagai sumber)